Terpidana Korupsi Kembalikan Uang Negara Rp 1,40 Miliar ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

Terpidana Korupsi Kembalikan Uang Negara Rp 1,40 Miliar ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh
Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Romi Arizyanto
Bagikan

Orbid.id, Sungai Penuh – Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, menerima pengembalian uang kerugian negara sebanyak 1,40 Miliar. Uang tersebut diserahkan oleh terpidana korupsi pembangunan jaringan irigasi Sungai Tanduk, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci pada tahun 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Romi Arizyanto, saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan eksekusi uang pengganti sejumlah Rp 1.40 miliar dalam perkara korupsi pembangunan jaringan irigasi Sungai Tanduk tahun 2016.

“Benar, JPU Kejari Sungai Penuh telah melakukan eksekusi uang pengganti kerugian negara, yang diserahkan langsung oleh keluarga Ito Mukhtar ke Kejari,” kata , Romi Arizyanto, Kamis (3/9/2020).

Pengembalian kerugian negara itu sesuai dengan putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jambi, dimana terpidana dihukum berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor Jambi dan divonis selama 1 tahun penjara dan denda 50 juta dan membayar uang pengganti.

“Selanjutnya uang tersebut disetorkan ke kas negara melalui BRI cabang Sungai Penuh,” bebernya.

Dijelaskannya, terpidana diharuskan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp1 Miliar 40 juta rupiah, jika tidak mampu mengembalikan kerugian negara, maka seluruh harta bendanya disita untuk menggantikan keuangan negara.

“Alhamdulillah mereka koperatif dengan mengganti kerugian negara, yang diantar langsung pihak keluarga,” tuturnya.

Untuk diketahui, proyek peningkatan irigasi di Sungai Tanduk, Kayu Aro yang pekerjaan kontruksinya dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi yang menggunakan anggaran APBD Provinsi Jambi pada tahun 2016 sebanyak 7 Milyar, dengan kerugian negara sebesar 1 Milyar lebih. (Wnd)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!