Polda Jambi Musnahkan Ratusan Senpi, Kebanyakan Berasal dari Merangin

Polda Jambi Musnahkan Ratusan Senpi, Kebanyakan Berasal dari Merangin
Ratusan Senpi Ilegal Dikumpulkan Oleh Polda Jambi untuk Dimusnahkan
Bagikan

Orbid.id – Ratusan pucuk senjata api (senpi) Senin (30/6) siang dimusnahkan di Mapolda Jambi. Ratusan senjata api itu didapati Polda Jambi dari masyarakat yang menyerahkan secara sukarela

Total senjata yang diterima Polda Jambi berjumlah 197 buah, terdiri dari 193 pucuk senjata api (senpi) laras panjang, 2 buah senpi laras pendek, 1 senpi laras panjang jenis moser kaliber 7,62 mm, dan 1 pcp kaliber 5,5 m.

Kebanyakan senjata api berasal dari Merangin, yakni 106 senjata api (senpi) kecepek laras panjang, dan 1 buah senpi kecepek pendek.

Sedangkan dari Sarolangun berjumlah 40 senpi, dari Bungo 13 senpi, dari Tebo 13 senpi, dari Batanghari 11 senpi kecepek, dari Tanjung Jabung Barat 8 senpi rakitan, dari Muaro Jambi 3 senpi.

Tidak semua senjata tersebut dimusnahkan. Ada satu senjata yang diduga merupakan peninggalan perang dunia kedua. Senjata itu berasal dari warga Jaluko, Muaro Jambi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol A. Rachmad mengimbau, agar masyarakat yang masih memiliki senpi secara ilegal, dapat segera menyerahkannya ke kepolisian terdekat.

“Jangan sampai ada lagi masyarakat Jambi yang menyimpan dan menyalah gunakan senpi, atau melanggar Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Kami meminta kepada jajaran untuk mengimbau masyarakat atau siapa pun yang memiliki senjata api, diserahkan kepada pihak kepolisian terdekat,” katanya.

Ia menjelaskan, pengamanan senjata api ilegal penting dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Seperti kejadian pada awal Juni lalu saat terjadi transaksi narkoba. Ada korban dikira polisi yang ditembak pelaku hingga terluka di bagian dada,”ungkapnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni mengapresiasi Polda Jambi dalam upaya menjaga masyarakat dari tindakan kriminal.

“Semoga masyarakat di Provinsi Jambi lebih aman lagi, karena apa yang dilakukan secara persuasif oleh Kapolda dan jajaran membuat masyarakat dengan rela menyerahkan apa yang mereka miliki karena cukup membahayakan bagi keamanan masyarakat,” tuturnya.

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!