Perjuangan Mati-matian Rakyat Jambi di Simpang Tiga Sipin

Perjuangan Mati-matian Rakyat Jambi di Simpang Tiga Sipin
Veteran Jambi, Asrie Rasyid membcakan kilas sejarah pertempuran Simpang III Sipin, Kota Jambi

Orbid.id – Upacara peringatan pertempuran Simpang Tiga Sipin dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Abdullah Sani, di depan monumen Tugu Juang Jambi, Rabu (29/12).

Upacara ini turut dihadiri oleh Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, dan para veteran Jambi.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan, kemerdekaan Indonesia tak terlepas dari perjuangan rakyat dari berbagai suku, dan daerah.

“Tempat inilah yang menjadi saksi perjuangan. Simpang Tiga Sipin ini adalah bukti bahwa rakyat Jambi berjuang mati-matian, dan dengan prinsip yang sama yaitu merdeka atau mati,” kata Sani.

Lanjutnya, dulu Bung Karno pernah berkata bahwa bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa para pahlawan.

“Tanpa membedakan suku apa, bangsa apa, dan agama apa, mereka berjuang bersama-sama. Satu bahasa dan satu tujuan untuk merdeka,” tuturnya.

Wakil Gubernur Jambi juga mengajak semua masyarakat Jambi untuk mengucapkan terima kasih kepada para pejuang.

“Terima kasih kepada para pejuang yang ada di Provinsi Jambi ini. Tanpa bapak dan ibu sekalian Jambi tidak akan seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu Veteran Jambi, Asrie Rasyid mengatakan, agar para pejuang sekarang bisa melanjutkan cita-cita para pejuang terdahulunya.

“Cita-cita dahulu itu ialah, merdeka, bangsa ini bisa menjadi cerdas dan rakyatnya sejahtera. Itulah pesan untuk para generasi penerus,” katanya.

Rasyid juga mengatakan, agar para pejuang sekarang harus bisa mencintai tanah air dan berjuang tanpa pamrih.

“Cinta tanah air, cinta bangsa dan berjuang tanpa pamrih serta tidak mengenal menyerah, itulah kenapa dulu bisa berhasil,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, pada saat terjadinya penyerangan oleh Belanda ke Jambi pada tanggal 29 Desember 1948 sekitar pukul 16.00 WIB, Belanda menyerang dari dua arah yaitu dari Simpang Kawat dan Payo Sigadu. Saat itu terjadi perlawanan sengit dari Indonesia yang akibat banyaknya pejuang kita yang gugur. Namun perjuangan terus dilakukan hingga akhir para perjuang berhasil merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hingga saat ini.(*)

Bagikan
CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (1 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!