Pemkot Jambi Pinjam Dana ke PT SMI Senilai Rp 245 Miliar

Pemkot Jambi Pinjam Dana ke PT SMI Senilai Rp 245 Miliar
Bagikan

Orbid.id – Pemerintah Kota Jambi kembali mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berupa peminjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi sudah mengajukan peminjaman berupa pinjaman reguler.

Kabid Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jambi, Poppy Nurul menyampaikan dana pinjaman itu bersumber dari PT SMI. Namun, alur pengajuannya berbeda dengan peminjaman reguler.

“Pinjaman reguler diajukan langsung ke PT SMI. Sedangkan pinjaman PEN diajukan ke kementrian keuangan. Tapi sumber dananya sama,” ujarnya, Senin (13/9).

Ia mengatakan, dana itu akan digunakan untuk penataan pedestrian dan box utilitas di kawasan pasar senilai Rp 25 Miliar, melanjutkan pembangunan di Danau Sipin senilai Rp 50 Miliar.

Lalu, renovasi gedung serba guna yang menghabiskan dana Rp 35 Miliar, pembangunan gedung parkir senilai Rp 38 Miliar, dan pembangunan sport center dengan nilai Rp 97 Miliar.

“Gedung mess (gedung serba guna) ini lokasinya di sebelah kantor BNN Kota Jambi. Sedangkan sport center di Balai Benih Hortikultura (BBH) Kota Jambi. Pak Wali Kota Jambi memang cukup konsen pada olahraga,” tuturnya.

Ia mengatakan peminjaman PEN bungnya senilai 5,6 persen. Lebih rendah dibandingkan peminjaman reguler yang bungnya mencapai 7 persen.

“Tapi, ini masih proses verifikasi dan validasi dari kementrian keuangan. Insya Allah akhir tahun cair,” tuturnya.

Perlu diketahui, Pemkot Jambi sbelumnya mengajukan peminjaman reguler kepada PT SMI senilai Rp 385 Miliar untuk pembangunan 9 infrastruktur.

Namun, PT SMI hanya mencairkan Rp 140 Miliar untuk pembangunan 4 macam infrastruktur. Pembangunannya berlangsung di tahun 2021 yang ditargetkan selesai pada bulan Desember.

Seolah tidak mati langkah, kata Poppy, Pemkot Jambi mengajukan peminjaman PEN untuk pembangunan 5 macam infrastruktur sisanya. Proses pembangunan ditargetkan berlangsung pada tahun depan.

“Jadi, Rp 245 Miliar kemarin, kita alihkan ke pinjaman PEN. Kenapa dialihkan, bunganya lebih murah dan masa pembayarannya lebih panjang,” pungkasnya.

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!