Ngaku PNS, Hendri Tipu Korbannya Hingga Puluhan Juta Rupiah

Ngaku PNS, Hendri Tipu Korbannya Hingga Puluhan Juta Rupiah
Pelaku saat diekspos di Mapolresta Jambi
Bagikan

Orbid.id, Jambi – Mengaku bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas di Kantor Pajak Jambi, Hendri Susanto berhasil menipu Ayah dan anak, yaitu Adnan dan Heni Ruliyanti, warga jalan Mpu Gandring, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Bermodalkan pakaian dinas, Hendri berhasil mengelabui ayah dan anak untuk meminjamkannya uang, dengan iming-iming mendapatkan proyek.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Cristian menjelaskan, pelaku juga menipu korban dengan cara pengurusan balik sertifikat tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi, untuk proses balik nama sertifikat hak milik yang masih atas nama orang lain, menjadi namanya.

Tanpa pikir panjang, Hendri menyanggupi dan meminta biaya sebesar Rp 4,5 juta.

Hendri juga pernah berjanji untuk menjualkan sebidang tanah milik korban kepada kenalannya, yang berada di wilayah Palembang.

Hendri mengaku untuk menemui calon pembeli, dirinya meminta uang sebesar Rp 7,5 juta sebagai biaya operasional kepada korban. “Jadi sudah berulang kali dia ini menipu korban, tapi korban belum sadar juga,” jelas Dover, Rabu (2/9/2020).

Tidak hanya itu, percaya sepenuhnya kepada Hendri, Korban juga memberi pinjaman sebesar Rp 10 juta kepada pelaku dengan kepentingan pribadi Hendri dalam sebuah proyek. Saat itu, Hendri mengaku kekurangan modal untuk mendapat proyek pembangunan pasar yang berada di wilayah Sarolangun.

“Kalau ditotal dengan pinjaman-pinjaman yang lainnya, total kerugian korban mencapai Rp 38.900.000,” katanya.

Puluhan juta korban memberikan uang untuk pelaku agar semuanya bisa lancar. Namun, semua yang dijanjikan pelaku ternyata hanya mulut manisnya saja.

Merasa ada yang janggal, korban langsung mengecek di BPN, ternyata sertifikat yang ingin dibalik nama tersebut tidak ada. Korban pun juga mengecek ke kantor pajak Jambi, nama yang dimaksudkan ternyata tidak ada kantor pajak Jambi.

Korban pun kesal dan melaporkannya ke Mapolresta Jambi. Kini, Hendri Susanto mendekap dibalik sel jeruji Mapolresta Jambi.

Kata Dover, barang bukti yang diamankan pihaknya, yaitu, satu sel seragam dinas, sepatu pantofel warna hitam, 2 buah jam tangan alexander chirsty.

“Kepada tersangka dikenakan pasal 378 KUHPidana, dengan ancaman 4 tahun pidana penjara,” tutupnya. (Tri)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!