Remaja Jambi Jual Motor Ayah Demi Bertemu Teman Mabar di Jakarta

Remaja Jambi Jual Motor Ayah Demi Bertemu Teman Mabar di Jakarta
IN di ruang tunggu Bandara Sultan Thaha Jambi bersama Seorang sales promotion girl (SPG) obat yang mencoba menenangkan dirinya
Bagikan

Orbid.id – Viral di media sosial video seorang ABG asal Kacamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, menangis di ruang tunggu Bandara Sultan Thaha Jambi. Tampak dalam video itu Seorang sales promotion girl (SPG) obat mencoba menenangkan sang gadis remaja itu.

Diketahui, remaja berinisial IN ini menangis setelah gagal terbang ke Jakarta untuk bertemu dengan seorang pria yang dikenalnya dari online game, Selasa (8/6/2021).

Ibu IN menjelaskan, bahwa kepergian putri semata wayangnya tersebut lantaran dipengaruhi oleh laki-laki berinisial AB di wilayah Jakarta Barat, yang disebut-sebut sebagai pujaan hati putrinya.

Ia beranggapan, bahwa sang puteri telah berada di bawah pengaruh hipnotis dari laki-laki tersebut.

Hal tersebut diungkapkan olehnya, lantaran, sepengetahuan mereka, sang putri sama sekali tidak mengerti terkait prosedur penerbangan, mulai dari melakukan Swab Antigen, pembelian tiket, hingga proses keberangkatan ke bandara.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan, otak dibalik penjualan sepeda motor merek Yamaha N-Max miliknya adalah laki-laki, yang mengaku berdomisili di wilayah Jakarta Barat.

“Jadi, yang mempengaruhi anak saya ini ya laki-laki itu. Dialah yang mengatur semua, mulai dari keberangkatan sampai penjualan motor,” kata Ibu I, Kamis (10/6).

Menurutnya, sang puteri intens berkomunikasi dengan laki-laki tersebut, mulai dari menentukan pembeli, hingga harga motor tersebut.

Ia menjelaskan, untuk sepeda motor sendiri, dijual melalui grup jual beli di Media Sosial Facebook.

Setelah menemukan pembeli, laki-laki yang disebut sebagai kekasih I tersebut kemudian berkomunikasi dengan pembeli melalui telepon, dan melakukan nego harga.

“Yang nentuin harganya dia, karena awalnya sempat ditawar Rp 8,5 juta. Dia bilang, jangan kau bodohi anak kecil, motor itu kok cuman dihargai segitu (ibu I, saat menirukan bicara laki-laki tersebut),” tuturnya.

Ia menjelaskan, saat itu, sang puteri pergi tanpa membawa surat-surat kendaraan tersebut, seperti BPKB dan STNK.

“Ya mungkin disuruh balik kerumah buat ambil BPKB, barulah dijual Rp 22 juta,” imbuhnya.

Saat ini, sang putri sudah berada di rumah.

Ibu I, mengatakan, ia berysukur atas viralnya video anak ya tersebut. Hal tersebut membuat dirinya dapat bergerak cepat untuk menunda keberangkatan sang puteri.

“Ya hikmahnya, anak saya tidak jadi berangkat. Kalau sudah berangkat saya tidak tahu lagi, karena laki-laki itu saya rasa sudah penipu,” pungkasnya. (*)

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!