Lantik Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Pj Gubernur Jambi Minta RTRW Direvisi

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Pj Gubernur Jambi Minta RTRW Direvisi
Pj Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni foto bersama Bupati dan wakil bupati Bungo terplih, Mashuri dan Safrudin Dwi Aprianto, Senin (14/6) di aula rumah dinas Gubernur Jambi.
Bagikan

Orbid.id – Pemerintah Kabupaten Bungo diminta merevisi Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) agar dapat menarik minat investor menanamkan modal di daerah itu untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni saat melantik Bupati dan wakil bupati Bungo terplih, Mashuri dan Safrudin Dwi Aprianto, Senin (14/6) di aula rumah dinas Gubernur Jambi.

Ia berharap, agar Bupati dan Wakil Bupati Bungo yang baru dilantik dapat meningkatkan sinergi dengan Forkopimda kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memadukan program pembangunan di Kabupaten Bungo. Selain itu juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda dalam menjalankan program pemerintahan.

“Kepala Daerah terpilih bersama DPRD menetapkan Perda tentang RPJMD paling lambat 6 bulan setelah pelantikan hari ini, sebagaimana amanat Pasal 264 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Penyusunan RPJMD didahului dengan KLHS dan memperdomani RTRW,” tuturnya.

Disampaikan PJ Gubernur, bahwa RTRW di Kabupaten Bungo sudah Lima tahun, dan perlu dilakukan Revisi.

“RTRW di Kabupaten Bungo sudah lima tahun, maka perlu dilakukan revisi agar dapat memberikan kesempatan kepada investor menanamkan modal terutama di kawasan budi daya,” ujarnya.

Dikatakan Hari Nur Cahya Murni, program pembenahan RTRW sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 ini sebesar 7 persen.

“Untuk mencapai target pertumbuhan tersebut pemerintah daerah harus memanfaatkan investor agar pertumbuhan ekonomi dapat meningkat secara signifikan,” ungkapnya.

Ia meminta selama enam bulan kedepan, setelah dilantik, Bupati Bungo bersama badan legislatif harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang diharapkan di dalamnya terdapat kesinambungan antara pembangunan daerah dan janji-janji politik kepala daerah kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bungo Mashuri mengatakan, akan menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan aturan dan amanat yang tertuang dalam perundang-undangan. Sektor pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah daerah mengingat pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap perekonomian.

“Pandemi Covid-19 berdampak terhadap seluruh sektor, tidak hanya kesehatan namun sektor pendidikan dan perekonomian cukup terdampak, maka dari itu pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu fokus pembangunan di Kabupaten Bungo,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pilkada serentak 2020 Kabupaten Bungo lalu, pasangan petahana Mashuri dan Safrudin Dwi Aprianto terpilih kembali untuk memimpin Kabupaten Bungo periode 2021 – 2024.

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!