DLH Kota Jambi Sebut Sampah di Perbatasan Berasal dari Muaro Jambi

DLH Kota Jambi Sebut Sampah di Perbatasan Berasal dari Muaro Jambi
Tumpukan sampah di perbatasan sisi jalan Simpang Rimbo, Kota Jambi
Bagikan

Jambiline.com – Meskipun sanksi denda sudah diberlakukan di Kota Jambi, namun pemandangan dari tumpukan sampah masih terlihat lingkungan di Kota Jambi.

Seperti di perbatasan sisi jalan Simpang Rimbo, Kota Jambi dan Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi, sejumlah tumpukan sampah terlihat di sana. Akibatnya, mereka yang masuk ke Kota Jambi akan menemukan pemandangan yang tidak sedap.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Ardi mengatakan, perbatasan di Kota Jambi antara Mendalo dan Simpang Rimbo memang tidak disiapkan kontainer atau Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Karena masyarakat Kota Jambi tidak mengangkut sampah ke sana.

“Jika kita siapkan, yang masuk sampah dari masyarakat Muaro Jambi,” katanya.

Selain itu, Ardi juga mengatakan sampah yang berserakan di perbatasan tersebut, bukan berasal dari masyarakat di Kota Jambi. Tetapi berasal dari masyarakat Muaro Jambi.

Tim Yustisi yang diturunkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, kata Ardi, sempat menangkap masyarakat Muaro Jambi yang membuang sampah sembarangan.

“Yang buang sampah di perbatasan itu dari masyarakat Muaro Jambi. Kami pernah menangkapnya,” ujar Ardi, Rabu (24/2).

Walaupun begitu, pihaknya tetap membersihkan sampah yang berserakan di perbatasan Kota Jambi dan Muaro Jambi.

Sejumlah titik perbatasan di Kota Jambi seperti, Paal 10, Aurduri, Pasar 46 Sijenjang, Simpang Ahok hingga perbatasan Simpang Rimbo dan Mendalo memang lagi dipantau oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi. Oleh karena itu, ada kalanya dinas tersebut mendapatkan pelanggar dari Muaro Jambi.

Berkaitan mengenai hal tersebut, Pahlewi selaku Kepala Bidang P3HL Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, mengatakan perumahan sekitar perbatasan Muaro Jambi seharusnya memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sendiri.

“Jadi di perbatasan Muaro Jambi menekankan pada perumahan-perumahan, harusnya memiliki TPS sendiri,” Ujar Pahlewi.

Sementara itu, salah satu warga Mendalo Darat, Muaro Jambi, Rahardian mengatakan dirinya tidak bisa menemukan Tempat Pembuang Sementara (TPS) di sekitar Mendalo. Sehingga sebagian masyarakat Muaro Jambi cenderung membuang sampah di sekitar perbatasan Kota Jambi.

“Kalau kita datang ke perbatasan Kota Jambi dan Muaro Jambi di pagi hari biasanya banyak sampah disana. Tapi kalau sore sampahnya sedikit,” katanya.

Rahadian berharap pemerintah setempat dapat membantu menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sekitar kawasan Mendalo, agar tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di sekitar perbatasan Kota Jambi dan Muaro Jambi.

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!