Dari Petani Karet Kini Menjadi Produksi Wedang Jahe Merah

Dari Petani Karet Kini Menjadi Produksi Wedang Jahe Merah
Bagikan

Orbid.id – Belasan perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi, melakukan budidaya jahe merah untuk menambah pendapatan ekonomi keluarganya.

Awalnya, 13 Perempuan ini, berprofesi sebagai petani karet. Dari hasil produksi karet tersebut, para perempuan ini selalu menghadapi masalah pada pohon karet mereka yaitu berupa penyakit Jamur Akar Putih (JAP) yang menempel pada sekitaran pohon karet mereka.

Kemudian, para perempuan ini didampingi oleh World Wide Find for Nature (WWF) mencoba mencari solusi untuk mengurangi penyakit pada pohon karet tersebut. Setelah mencari solusi, muncullah sudah gagasan untuk menanam jahe merah disela-sela pohon karet ini. Dan dari solusi ini cukup efektif untuk mengurangi penyakit JAP pada pohon karet tersebut.

Akan tetapi, dari hasil menanam jahe merah ini, para perempuan KWT juga mengalami kebingungan akan hasil panen jahe merah ini.

“Awalnya kita jual sekitar 15.000 ribu – 20.000 ribu perkilonya, untuk menjual agak susah karna harus ini dan itulah. Kalau diambil cepat kering dan cepat susut,” kata Ketua KWT Endang.

Selanjutnya, dengan rasa keingintahuan untuk mengembangkan jahe ini, para KWT dibantu WWF mengikuti pelatihan pada tahun 2019, untuk belajar cara pengolahan jahe merah tersebut.

“Alhamdulillah latihan satu kali langsung berhasil, dan kita juga sudah menyebarkan ilmu mengelola jahenya ke tiga desa lainnya,” ucapnya.

Saat ini, produksi yang dihasilkan dengan memanfaatkan jahe merah ini, berupa produk wedang jahe dalam bentuk kemasan, yang dijual satu kemasan seharga 13.000 ribu. Dan untuk distribusi produk wedang jahe merah ini, diletakkan di toko-toko yang berada di sekitaran desa tersebut.

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!