Bajak Film, Seorang Pria di Jambi Diseret ke Meja Hijau

Bajak Film, Seorang Pria di Jambi Diseret ke Meja Hijau
Sidang kasus pembajakanfilm produksi Visinema Pictures di Pengadilan Negeri Jambi
Bagikan

Orbid.id – Aditya Fernando Phasyah (AFP), harus berurusan di pengadilan negeri Jambi karena telah membajak film produksi Visinema Pictures “Keluarga Cemara”. Aditya Fernando didakwa dengan pasal informasi dan transaksi elektronik serta UU hak cipta.

CEO dan Founder Visinema, Angga Dwimas Sasongko mengatakan, sidang mewakili seluruh kreator di Indonesia yang karyanya telah dibajak. Menurutnya, pembajakan film merupakan kejahatan yang tidak bisa ditolerir, dan Visinema berkomitmen untuk terus mencari dan memproses siapapun yang telah melakukan pembajakan.

“Ini babak baru perlawanan kita terhadap pembajak film, perbuatan yang melawan hukum sudah selayaknya untuk dibawa ke pengadilan,” Ujarnya, Kamis kemarin (28/1).

Sutradara film filosofi kopi dan NKCTHI ini berharap, proses hukum pada kasus ini berjalan adil, “proses ini diharapkan jadi dasar penegakan hukum pada pembajakan karya cipta yang selama ini selalu dipandang sebelah mata, sudah saatnya karya cipta Indonesia dihargai di negaranya sendiri,” imbuh Angga.

Sementara itu, Putro Mas Gunawan selaku Manajer Distribusi PT Visinema Pictures, mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak melaporkan terdakwa Aditya secara personal. Pihak Visinema melaporkan platform yang digunakan pelaku untuk mendistribusikan film milik Visinema.

“Ada banyak film produksi Visinema yang dibajak.seperti NKCTHI, Filosofi Kopi, Keluarga Cemara dan banyak film lain, kalau pelaku ini (Aditya) yang dibajak duniafilm21,” Kata Putro.

Menurutnya, ada 2 orang yang menjadi tersangka selaku pengelola Duniafilm21, Aditya salah satunya, kemudian satu lagi bernama Robby Bhakti Pratama masih menjadi buronan. Dia mengelolanya di Kambodja.

“Visinema menjadi salah satu pelopor yang melaporkan pertama kali pembajakan film di dunia digital,” pungkas Putro.

CATEGORIES

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )

Anda dilarang menyalin konten situs ini!